Pengertian dari jantung koroner seringkali banyak dicari oleh kebanyakan masyarakat. Merupakan sebuah penyakit yang menyerang pembuluh darah di jantung atau arteri koroner. Di mana bagian arteri tersebut mengalami penyumbatan oleh lemak yang tertimbun. Jika lemak tersebut terus dibiarkan, maka arteri akan menyempit dan aliran darah yang dipasok ke jantung pun menjadi terhambat.

Penyakit Jantung Koroner

PJK atau Penyakit Jantung Koroner adalah suatu kondisi yang terjadi karena adanya penyumbatan di pembuluh darah jantung. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, karena penyumbatan ini maka aliran darah ke jantung akan berkurang. Ketika aliran darah berkurang maka gejala dari jantung koroner ini pun akan dipicu. Biasanya, akan menimbulkan beberapa gejala seperti sesak napas dan juga angina.

Pada dasarnya, pengertian dari jantung koroner ini sangat berkaitan erat dengan salah satu bagian di jantung yakni arteri koronor. Arteri koroner merupakan pembuluh darah yang ada di jantung. Di mana fungsinya sebagai pengalir darah yang mengandung banyak oksigen. Jenisnya terbagi ke dalam 2 macam, yakni bagian kiri dan bagian kanan.

Meskipun penyakit jantung koroner ini tidak menular, namun potensi menyebabkan kematiannya sangat tinggi. Bahkan, WHO sendiri pun berkata bahwa penyakit jantung koroner adalah penyakit tidak menular yang bisa menyebabkan kematian tertinggi di dunia.

Penyebab Sakit Jantung Koroner

Selain pengertian dari jantung koroner, tentunya masyarakat kerapkali mencari apa yang jadi penyebab dari penyakit ini. Dari segi kondisi jantung itu sendiri, tentu penyebabnya karena kerusakan yang ada di pembuluh jantung. Namun, kerusakan tersebut tentu dipicu oleh berbagai faktor. Berikut ini adalah beberapa faktor yang memicu penyumbatan pembuluh darah yang menjadikannya sebagai penyakit jantung koroner.

  1. Rokok

Banyak masyarakat yang sudah menyadari bahayanya rokok. Namun tetap saja masih banyak orang yang merokok. Padahal, kandungan nikotin maupun karbon monoksida yang ada di dalam asap rokok bisa menghambat kinerja jantung. Saat asap rokok masuk ke dalam tubuh, maka jantung akan terbebani untuk bekerja lebih cepat. Tak hanya itu, senyawa lain dalam rokok bisa menyebabkan penggumpalan darah dan perusakan dinding arteri. Sehingga bisa memicu penyakit jantung koroner.

  1. Obesitas dan Diabetes

Kelebihan berat badan memang punya pengaruh yang bisa membahayakan. Tak heran, banyak orang yang sengaja menurunkan berat badannya karena sadar terhadap ancaman yang ada. Rupanya, obesitas pun bisa memicu berbagai penyakit seperti diabetes dan jantung koroner ini. Seperti yang diketahui, diabetes bisa menyebabkan penebalan dinding pembuluh darah dan mengakibatkan alirah darah terhambat. Sehingga orang dengan berat badan berlebih dan punya riwayat diabetes, punya potensi lebih besar terkena jantung koroner.

  1. Trombosis

Merupakan bekuan darah yang terbentuk di bagian arteri atau pembuluh darah pena. Trombosis ini bisa terjadi di arteri yang tentunya akan menghambat atau mengganggu proses aliran darah menuju jantung. Sehingga risiko PJK dan serangan jantung lebih tinggi.

  1. Tekanan Darah Tinggi

Pada pengertian dari jantung koroner, disebutkan bahwa pembuluh darah akan mengalami kerusakan. Kerusakan ini bisa dipicu karena jantung dipaksa untuk bekerja lebih banyak dan keras. Kondisi ini pun rupanya bisa dipicu oleh hipertensi atau tekanan darah tinggi. Ketika Anda punya riwayat tekanan darah yang melebihi batas normal, maka perlu diwaspadai kemungkinan terkena jantung koroner akan semakin besar.

Selain beberapa penyebab tersebut, penyakit jantung koroner pun bisa dikarenakan kurangnya olahraga dan pola makan yang tidak sehat. Faktor keturunan pun bisa memicu risiko. Meskipun begitu, dengan mengetahui pengertian dari jantung koroner dan penyebabnya, Anda bisa lebih waspada dan hati-hati terhadap kemungkinan yang akan terjadi pada Anda maupun keluarga.